Tau laron gak? Itu lho, serangga yang muncul setelah hujan reda, senangnya mendekat ke sinar lampu. Coba deh perhatikan lampu-lampu jalanan atau lampu di rumah setelah habis hujan. Pasti banyak dikerubuti serangga yang terbang berputar-putar di sekitar lampu. Nah, itu laron. Saya suka bingung dengan binatang yang satu ini. Kalau gak hujan, kok gak pernah muncul. Heran. Sekali nya muncul, umurnya pendek, karena sering jadi santapan cicak. Kalau pun selamat dari serangan cicak, dalam hitungan jam setelah selesai hujan, biasanya mereka pada punah sendiri. Ritual ini berulang setelah hujan yang berikutnya.
Saya paling sebal kalau serangan laron ini datang. Apalagi kalau kita lagi makan malam di meja makan. Mereka suka terbang di bawah lampu meja makan, dan seringkali nyemplung ke sop atau sayur lodeh yang ada di meja :-(. Kalau udah gitu, mending kita matiin lampu meja makan dan makan dalam kegelapan daripada tiba-tiba ada laron ikut masuk ke dalam mulut.
Yang senang kalau ada laron di rumah, cuma 2 : Cicak di rumah saya, dan ... papa saya. Para cicak sibuk nguber laron. Yang biasanya cuma ada 1 atau 2 cicak, tiba-tiba bisa jadi lebih dari 5. Yang sibuk bukan cuma para cicak itu, Papa juga. Buru-buru doi nyuruh pembantu ambil baskom yang diisi air, terus diletakkan di bawah lampu. Nggak lama, banyak laron terjebak masuk ke dalam air. Nah, kalau jumlahnya sudah banyak, laron-laron itu dimasukkan ke dalam adonan tepung, terus digoreng! Jadi rempeyek laron. Besarnya laron itu kira-kira setengah ukuran jari kelingking orang dewasa.
Kata papa, enak. Kita bertiga anak-anaknya mah gak ada yang berani coba. Hii, geli! (Wong kalau makan rempeyek teri saja saya gak mau beradu pandang dengan si teri yang kadang-kadang dalam pandangan saya matanya melotot). Waktu jaman papa saya kecil dulu, orang tuanya miskin, apalagi jaman itu jaman perang, susah dapat makanan. Jadi, apapun yang ada dimanfaatkan. Daun singkong dan rempeyek laron jadi makanan yang lezat buat papa sekeluarga.
Coba deh kamu tanya ke nyokap bokap, saya yakin pasti ada beberapa yang nggak asing dengan menu rempeyek laron :-). Mau coba? Gampang banget kan bikinnya, coba deh. Siapa tahu jadi jenis rempeyek baru yang laris di pasaran. Hehehe ...
|