| |
Jimbaran: Nyobain Seafood di Yogyakarta
Tempat Makan | Posted Sep 06, 2007 07:49 AM
Kepiting Lada Hitam by Dauz |
|
| Kategori |
Nilai (0-100) |
| Rasa | |
| Servis | |
| Kebersihan | |
| Suasana/Ambience | |
| Total | 0 |
|
Total Rating page ini : 0 dari 0 voters
|
Makan seafood di Yogyakarta? Gak pernah terpikir sedikit pun di benak saya! Saya tahu betul bahwa kota Yogyakarta yang jauh dari laut tidak pernah menjadi tempat favorit untuk makan seafood. Makanya, ketika teman-teman saya merekomendasikan sebuah restoran ikan bakar dan seafood di Sleman, Yogyakarta, saya hanya menanggapinya dingin-dingin saja. Namun, karena hampir semua teman saya dengan latar belakang berbeda selalu merekomendasikan restoran yang sama, terusik juga keingintahuan saya. Makanya, pada liburan kemarin saya berniat untuk membuktikan rekomendasi teman-teman saya itu. Saking kepengen-nya untuk mencoba, saya sengaja tidak makan siang di dalam penerbangan Denpasar-Yogyakarta. Begitu tiba di Yogyakarta dan check in di sebuah hotel dekat kawasan Bulaksumur, saya dan beberapa teman meluncur ke sana dengan mengendarai sepeda motor.
Restoran itu bernama Jimbaran. Terletak di sebuah jalan yang menghubungkan dua buah jalan sejajar menuju ke kawasan wisata tersohor Kaliurang—Jalan Palagan Tentara Pelajar dan Jalan Kaliurang. Dari namanya, kita segera bisa menebak bahwa restoran ini mempunyai kaitan tertentu dengan Bali. Namun, suasananya tidak mengesankan apa pun tentang Bali. Bahkan, saya merasa tidak banyak perbedaan dengan restoran sejenis yang begitu menjamur di kawasan Sleman, Yogyakarta. Meskipun begitu, berbeda dengan restoran ikan lain di Sleman yang biasanya menyediakan tempat lesehan bagi para tamu, Jimbaran hanya menyediakan meja dan kursi yang diatur sedemikian rupa di dalam pendapa dan saung-saung di tepi sawah. Belakangan saya baru tahu bahwa kaitan itu ada pada bumbu andalan restoran ini, yakni bumbu bali “jimbaran”; dan juga, pada kebijakan untuk mendatangkan semua ikan dan hewan laut khusus dari Bali. Begitu sampai di restoran, kami terlebih dahulu harus memilih ikan atau makanan laut yang akan dihidangkan. Tempat penampungan ikan yang sekaligus menjadi tempat memasak dan menerima tamu terletak di bagian depan restoran. Ada berbagai macam repertoar ikan di sana yang mungkin jarang ditemui di tempat lain: aji-aji, kambing-kambing, mahi-mahi, opaka-opaka, senangin, dan sole. Selain ikan, tentu saja ada pelbagai jenis udang, lobster air tawar, cumi, kerang dan kepiting. Kami boleh memilih sendiri ikan atau hewan laut yang disukai. Salah seorang dari kami, bahkan, mencoba mengambil sendiri udang pancet dengan jaring yang disediakan. Sebuah rekreasi tersendiri buat pengunjung.
Setelah berembuk, kami memilih kakap, kerapu, udang, kerang dan kepiting sebagai hidangan kali ini. Bagi mereka yang tidak suka ikan dan seafood, Jimbaran juga menyediakan menu ayam betutu dan bebek bali. Namun, karena tema kali ini adalah seafood, kami hanya memesan seafood dan hidangan pengiringnya. Oleh karena itu, kami juga memesan pelecing kangkung dan lalapan sebagai teman makan ikan dan seafood. Bagaimana dengan sambal? Tidak perlu khawatir karena semua sambal cuma-cuma alias gratis.
Kami memilih tempat makan agak di pinggir sawah. Jadi, sambil makan, kami bisa menikmati keindahan sawah yang sudah jarang kita temui di Jakarta atau kota-kota besar lainnya. Ternyata, tak perlu menunggu lama, pesanan minuman kami sudah datang. Itu pun segera disusul dengan pesanan makanan yang keluar satu per satu: mulai dari kerang saos tiram, udang goreng mentega, kakap bumbu jimbaran, kepiting lada hitam, pelecing kangkung, sampai ikan kerapu bakar. Sebagai alas makan—ini uniknya—kami diberi daun pisang persegi empat. Kalau mau, bisa juga mengunakan ingke atau piring anyaman khas Bali agar nasi dan ikan yang disantap tidak berceceran.
Ikan kerapu bakarnya dimasak dengan tingkat kematangan yang merata. Bumbunya pun merasuk cukup kuat sehingga terasa lezat ketika disantap. Tak kalah lezat, kakap bumbu jimbarannya pun patut diacungi jempol. Kakap dibakar dan diberi racikan bumbu sambal berwarna kemerahan. Terasa rempah-rempahnya yang cukup pekat, namun tetap enak untuk disantap karena ada campuran daun dan air jeruk nipis yang menyegarkan.
Udang goreng menteganya dimasak cukup kering. Rasanya lumayan enak meskipun tidak begitu istimewa dibandingkan hidangan lainnya. Mungkin pendapat ini subyektif karena apa pun yang dimasak goreng mentega di lidah saya akan terasa sama: asin dan gurih mentega. Namun, saya berani menjamin bahwa udang goreng mentega di Jimbaran ini berbeda dari hidangan sama di restoran lain. Jadi, cukup pantas pula direkomendasikan. Namun, porsinya cukup sedikit, pelecing kangkungnya pun lumayan enak. Kangkungnya ditumis dengan saos tauco dan dicampur dengan butiran-butiran kedelai.
Dari semua hidangan seafood yang kami pesan di Jimbaran, ada dua yang menurut saya istimewa. Yang pertama adalah kerang saos tiram. Kerangnya dimasak sampai berwarna matang kecoklatan sehingga terasa gurih dan legit di lidah. Saos dan bumbunya betul-betul terasa. Yang juga istimewa adalah kepiting lada hitam. Rasanya sangat lezat. Saya mengatakan kepada teman-teman saya bahwa rasa kepitingnya mirip dengan kepiting lada hitam yang pernah saya santap di sebuah restoran East Coast Parkway, Singapura.
Sebagai hidangan penutup, kami memesan kopi tubruk khas Bali. Hangatnya kopi dan rasanya yang gurih membuat kami betul-betul menikmati acara makan siang kami hari itu. Akhirnya, kesimpulan kami hanya satu: meskipun hidangan laut di restoran ini tidak bisa dibilang murah, it’s worth with the cost! Jadi, kalau mau nyobain kepiting lada hitam, buat apa jauh-jauh pergi ke Singapura? Datang aja ke Jimbaran, Sleman, Yogyakarta. Kita bisa cobain juga masakan lain yang dijamin uenak tenan. Nah, tunggu apa lagi?!
(Artikel ini ditulis oleh Totok Suhardiyanto, pengunjung setia temanmakan.com)
| Kategori |
resto |
| Alamat Pusat |
-- |
| Alamat Cabang |
-- |
| Telp |
-- |
| Fax |
-- |
| Email |
-- |
| Website |
-- |
| Jam buka - weekday |
-- |
| Jam buka - weekend |
-- |
| Makanan andalan |
bumbu bali jimbaran |
| Minuman andalan |
-- |
| Kisaran harga |
|
|
| Fasilitas |
| Menu anak |
 |
| Private room/party |
 |
| TV |
 |
| Outdoor seating |
 |
| Area Merokok |
 |
| Toilet |
 |
| AC |
 |
| Valet parking |
 |
| Tempat parkir |
 |
| WIFI |
 |
| Musik hidup |
 |
| Arena bermain anak |
 |
| Kursi anak |
 |
| Mushola |
 |
| Delivery order |
 |
| Sertifikat halal |
 |
| Take away |
 |
| Delivery through |
 |
| Minuman keras/alkohol/wine |
 |
| Cara berpakaian |
casual |
|
|
| |
|
 |
| |
|
|
|
|
|
 |
Etiam bibendum, tortor in eleifend varius, massa eros consequat tellus, dignissim aliquam pede orci a lacus. Ut et quam non sapien consequat imperdiet. Sed sollicitudin interdum arcu.
Ismet Imran | Oct 09, 2007 13:16 PM
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Phasellus nulla sapien, viverra eu, rutrum eget, blandit id, nisi. Duis leo eros, dapibus eget, porta quis, imperdiet in, lacus. Cras dignissim dui pulvinar nisi. Curabitur scelerisque aliquam nisl. Maecenas at dolor.
Diah Ekowati | Oct 09, 2007 13:15 PM
|
| Kirim Message Anda
|
|
|